Pihak NU dan Camat Karimunjawa Minta Tahfidz Muhammadiyah Dibubarkan


Daurah Tahfidzul Qur’an program dua bulan dengan target hafal 30 juz di Karimunjawa, Jepara akhirnya hari ini Jum’at (8/9) dibubarkan. Agenda ini diselenggarakan Ittihadul Ma’ahid Muhammadiyah (ITMAM / Persatuan Pondok Pesantren Muhammadiyah).

Peserta berjumlah 47 santri siang ini sudah menyeberang dari Pulau Karimunjawa ke Jepara. Mereka akan memindahkan lokasi ke Tawangmangu, Karanganyar.



Hari Rabu kemarin acara ini diprotes massa untuk dibubarkan. “Ancaman pembubaran tersebut disampaikan malam Kamis. Pihak Kecamatan Karimunjawa dan pihak NU menemui panitia untuk membubarkan kegiatan ini. Atas ancaman tersebut, ITMAM diberi tenggang waktu sepekan”, lanjut Ustadz Yunus.

“PDM Jepara sudah melobi ke PCNU Jepara, tapi semua dikembalikan ke PAC NU Karimunjawa. Kemudian setelah menemui PAC NU Karimunjawa, dikembalikan lagi ke PCNU Jepara. Jadi semua saling lempar-lemparan”, ujar Gardana, PDM Jepara.

“Di Karimunjawa ada banyak bangunan tanpa IMB, yang penggunaannya bahkan juga kemungkinan besar tanpa ijin. Seperti private party dengan konsumsi komoditi yang hampir dapat dipastikan, diperjual-belikan dengan melanggar peraturan perdagangan yang ada”, ujar Satria, salah satu warga.

“Berlipat-lipat maksiat ada di sana, tak satupun yang perizinannya dipermasalahkan. Mereka buta terhadap kebatilan, tapi sok taat hukum untuk membubarkan kegiatan menghafal Al Qur’an dan mengusir para penghafal Al Qur’an. Ini memang fakta. Tidak dibuat-buat”, lanjutnya.

Sumber: sang pencerah



RENUNGAN


umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin

...

===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.