KETIKA NEGERI MAYORITAS MUSLIM DIPIMPIN BERIDEOLOGI KOMUNIS


sumber: fb 

Saya begidik ngeri ketika membaca buku "Garis Batas", karya Agustinus Wibowo, backpaker asal Lumajang di negara-negara bekas soviet berakhiran stan (Uzbekistan, Kazakhstan, Kyrgizstan, Tajikistan, dan Turkmenistan). Tadinya negeri-negeri tersebut merupakan negeri muslim berdaulat. Setelah puluhan tahun dikuasai Uni Soviet, seolah Islam tinggal nama belaka di sana. Beberapa hal mengejutkan yg ditulis penulis berdasarkan perjalanan mengunjungi negeri2 tsb pada sekitar tahun 2004-2006 antara lain:



1. Di Toktogul, Kirgyztan ia singgah di rumah Ibu Guru Satina. Di dinding ruang tamu rumahnya terpasang kaligrafi Arab berbunyi "Bismillahirrahmanirrahim". Bu Guru Satina mengaku Muslim tapi beliau berkata, "saya tidak pernah belajar huruf Arab, sehingga tidak tahu bunyi kaligrafi tersebut."

2. Di Almaty, ibu kota Kazakhstan, ia singgah di rumah seorang pemuda asli Kazakh yg di salah satu sudut ruang tamunya terpasang pohon Natal. Maka sang penulis bertanya, "Natal sudah lewat, mengapa kamu masih memasang pohon Natal?"

Tuan rumah menjawab, "Ini pohon tahun baru, bukan pohon Natal. Saya Muslim, tidak merayakan Natal."

"Apa buktinya kalau anda Muslim?"

Tuan rumah menunjukkan screen saver handphone yg bertuliskan kaligrafi "Allah".

"Apa bunyi tulisan itu?"

"Saya tidak tahu. Yg saya ketahui, ini merupakan tanda seorang Muslim."

3. Di sebuah cafetaria di Turkmenistan, ia bersua wanita muda pelayan cafetaria dgn rok mini. Si penulis iseng bertanya, "Anda muslim?"

"Ya, saya Muslim."

"Apa arti kalimat La ilaha illallah?"

"Tidak tahu. Saya tidak pernah belajar bahasa asing."

Inilah contoh riil bagaimana penguasa berideologi komunis mampu mengubah rakyatnya yg muslim hingga sama sekali tak mengenal agamanya...



RENUNGAN


umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin

...

===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.