Tokoh Muhammadiyah Nilai Jokowi Asik Memecah Belah Umat Islam


Tokoh Muhammadiyah Prof HM Amien Rais menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) suka memecah belah umat Islam.

“Saya ingatkan mas Jokowi, jangan asik memecah belah umat Islam. Tapi lihat permasalahan di Papua sudah siap merongrong bangsa kita,” kata Amien di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017) malam.



Mantan Ketua MPR ini mengingatkan saat ini ada upaya referendum terhadap Papua dengan melobi dunia internasional.

“Kita tahu sekarang kaum intelektual Papua sedang melakukan diplomasi ke seluruh dunia untuk melakukan referendum. Kalau kita tahu mau direferendum, ini bahaya,” kata Amien.

Selain itu, menurut dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini meminta tidak menjual aset negara ke asing.

“Hei pak presiden jangan jualan murah negeri kita ke Beijing, jangan jual aset BUMN kita keluar negeri,” ungkap Amien.

Ia juga menyebut akan ada banyak umat yang ikut berkumpul di acara reuni 212. Bahkan menurut Amien sampai jutaan jemaah.

“Semua berkumpul, jemaah sejak subuh, Insyaallah ada jutaan, tokoh lain akan datang, nanti akan dilestarikan apa pendapat kita tentang negeri ini di agenda reuni akbar di Monas,”

sumber: https://suaranasional.com/2017/12/01/tokoh-muhammadiyah-nilai-jokowi-asik-memecah-belah-umat-islam/



RENUNGAN


umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin

...

===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.