MUI: Trump Punya Agenda Sangat Keji


Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi, mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempunyai agenda yang sangat keji di balik rencananya mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Donald Trump memang punya agenda sangat keji dan merugikan kepentingan umat Islam dunia, khususnya dunia Arab," ujar Kiai Muhyiddin saat dihubungi Republika.co.id , Rabu (7/12).



Menurut Kiai Muhyiddin, kebijakan Trump tersebut harus disikapi secara serius, termasuk oleh pemerintah Indonesia.

Sebagai bentuk perlawanan, pemerintah Indonesia dapat saja menempuh langkah penarikan Kedutaan Besar Indonesia yang ada di Amerika Serikat.

Ia menganggap, kebijakan Trump akan membuat Amerika Serikat dikucilkan oleh banyak negara di dunia.

"Dunia internasional dan umat Islam harus melawannya dengan menarik para duta besar mereka dari AS dan membekukan hubungan diplomasi sebagai reaksi atas prilaku Donald Trump yang semena-mena," ucapnya.

Kiai Muhyiddin mensinyalir sikap trump terhadap Yerusalem sebenarnya juga merupakan upaya untuk mengalihkan opini publik tentang masalah domestik AS, khususnya terkait kasus hubungan rahasia dengan Rusia.

"Ini untuk mengalihkan publik opini tentang masalah domestik yang menyudutkan Donald Trump terutama setelah ditetapkannya Michael Flynn (mantan penasihat keamanan nasional Trump) sebagai tersangka dalam kasus hubungan rahasia dengan Rusia," kata Kiai Muhyiddin.

sumber: http://m.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/17/12/07/p0jyz4414-mui-trump-punya-agenda-sangat-keji

*********************
Dr. Yusuf Al-Qaradhawi:
Apalah artinya Palestina tanpa Kota Al-Quds, di mana kaum muslimin...??? dimana dunia Islam...??? di mana umat Islam yg tersebar dari ujung timur sampai ujung barat...??? Masalah ini (pemindahan kedutaan US ke al-quds dan pengakuan sebagai ibu kota penjajah israel) harus dilawan, harus kita tolak, katakan tidak utk lemah dan tunduk, kita tak akan lepaskan kota al-Quds & Masjidil aqsho, Qiblat pertama muslimin, masjid suci ketiga. Ini bukan masalah sepele dan tak prioritas, kita tolak segala keputusan, siapapun yg mengeluarkannya.

( pernyataan sikap beliau, menanggapi pengumuman Trump atas pemindahan kedutaan US di al-quds dan mengakuinya sebagai ibu kota penjajah)




RENUNGAN


umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin

...

===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.