Basis Ilmu dan Ramyu


oleh: ust. Nandang Burhanudin

(1)  Pada tahun 1937, delegasi ulama Aljazair berangkat ke Perancis, menuntut kemerdekaan ALjazair dari Perancis.

(2)  Edouard Daladier perdana menteri Perancis. dan Ketua Partai Radikal Sosial di tahun 1919, menerima tetamu itu.

(3)  Dengan angkuhnya, ia mempertontonkan alat utama sistem persenjataan Perancis. Canggih. Targetnya menebar ketakutan.



(4)  “Meriam-meriam canggih ini, akan kami pergunakan untuk menghancurkan siapapun yang akan mengganggu Perancis.”

(5)  Tanpa takut, para ulama menjawab, “Kalian berhak memiliki apapun. Tapi kami pun memiliki apa yang diminta Tuhan semesta alam, yaitu keimanan kepada Allah.”

(6)  Keimanan yang tidak sekedar di hati atau untaian teori dalam taujih-taujih sepi arti. Keimanan menggelorakan!

(7)  Lawan! Apapun bentuk kezhaliman dan sengkarut penjajahan. Bangsa Aljazair membuktikannya, bangkit melawan!

(8)  Itulah Syaikh Abdul Hamid bin Badis. Ulama kelahiran Qastantin Aljazair, 1889 M. Sosok hafizh dan ulama tegas bersikap.

(9)  Otak kolonial telah meracuni para penguasa dunia Islam saat ini. Senjata yang dibayar dari pajak rakyat, digunakan membunuhi hak rakyat.

(10)  Kehadiran ulama pemberani paling dinanti. Jika tidak, kezhaliman akan jumawa, sebab tak ada yang berani.

(11)  Imam Asy-Syafi’i pernah menasihati, “Yang paling aku cintai adalah ilmu dan ar-ramyu, memanah atau menembak.”

(12)  Ilmu menjaga wahyu. Ar-ramyu mengawal wa’yu (kesadaran). Berilmu tanpa mampu me-ramyu, mudah terpojok dengan segepok rayu.

(13)  Demi rayuan kehormatan, banyak aktivis Islam yang membungkuk di istana. Demi rupiah, tak sedikit ulama menjual marwah.

(14)  Indonesia darurat ilmu dan ramyu. Saatnya tajamkan ilmu. Lalu persiapkan diri untuk ramyu, melempar setan dengan tembakan!

link: http://nandang.me/2017/12/basis-ilmu-dan-ramyu/



RENUNGAN


umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin

...

===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.