Serukan Umat Bangkit, Habib Luthfi: Allahu Akbar! Bangun Ekonomi, Bangun Supermarket
Diposting oleh
komea miehet
|
Seruan agar umat Islam bangkit dan memperkuat sendi ekonominya terus bergema. Perekonomian menjadi salah satu tema utama dalam Rakernas III Majelis Ulama Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pekan ini, Selasa-Kamis (28-30/11/2017). Selain itu, berbagai tokoh terus menyuarakan pentingnya umat Islam membangun ekonominya jadi lebih baik.
Seruan senada disampaikan Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dari Pekalongan di hadapan sekitar ratusan ribu warga DKI di Lapangan Medan Merdeka Monas, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Dalam tausiyahnya, Habib Luthfi, demikian biasa disapa, menekankan kepada umat agar mencontoh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam termasuk dalam perekonomian.
Ia mengatakan, ketika Rasulullah hadir di Yastrib (Madinah) setelah berhijrah dari Makkah, termasuk yang utama dibangun Nabiyullah Muhammad adalah bidang ekonomi.
“Begitu pindah (ke Madinah) yang diangkat apa? Sektor ekonomi pertama kali dibangun terdahulu oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam . Sektor pertanian,” ujar Habib Luthfi di atas panggung acara Tausiyah Kebangsaan gelaran Pemprov DKI Jakarta, Ahad malam Senin kemarin, 26 November 2017.
Habib Luthfi menekankan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam merupakan sosok yang juga ahli di bidang ekonomi dan pertanian.
“Rasulullah jangan dikira bukan ahli pertanian, (tapi) ahli pertanian. (Juga) ahli ekonomi,” tegasnya yang menyampaikan tausiyah sambil berdiri dan duduk didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Presiden PKS Sohibul Iman, Wakil Gubernur Sandiaga Uno, dan tokoh-tokoh lainnya.
Begitu pula seharusnya umat Islam saat ini, juga menekuni bidang ekonomi dan pertanian. Sehingga pekikan “Allahu Akbar” tak sebatas diteriakkan, tapi juga menjadi penyemangat dalam membangun umat khususnya di bidang ekonomi.
Dalam tausiyahnya selama sekitar setengah jam itu, Habib Luthfi bahkan berkali-kali memompa semangat warga DKI dengan pekikan takbirnya.
“Kalau kita, Allahu Akbar! Bangun ekonomi. Allahu Akbar! Hidupkan marketing . Allahu Akbar! Bangun supermarket. Allahu Akbar! Bangun rumah sakit yang modern. Allahu Akbar! Bangun fakultas perguruan tinggi khusus dunia pertanian, kedokteran, dan lain-lain,” serunya tampak bersemangat dan disambut pekikan takbir umat Islam berbagai kalangan di hadapannya, “Allahu Akbar!…” bergemuruh.
Habib Luthfi lantas mengingatkan umat Islam agar bangkit dan meninggalkan kebiasaan mempermasalahkan perbedaan-perbedaan pendapat (khilafiyah).
“Bukan produksi khilafiyah yang kita gelar…,” tegasnya disambut “hoooooooo” -mungkin bentuk sindiran entah ke siapa- dan tepuk tangan oleh sebagian hadirin.
“Ayo bangun Indonesia, jangan tidur terus. Khilaf terus dipermasalah, khilafiyah terus, ayoooo, kita kalah kita kalah kalah terus (kalau tidak bangkit, Red ),” serunya juga yang tampak mengenakan serban, baju, dan celana serba putih.
sumber: http://m.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2017/11/29/129225/serukan-umat-bangkit-habib-luthfi-allahu-akbar-bangun-ekonomi-bangun-supermarket.html
RENUNGAN
umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin
...
===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.