SAYYID QUTHB GAK PAHAM AGAMA? (Sanggahan Untuk saudaraku Ustadz Ustadz yang masih Kurang Piknik)
Diposting oleh
komea miehet
|
sumber: fb Tengku Zulkifli Usman
Sangat disayangkan memang, hal ini disampaikan oleh orang yang dianggap punya ilmu
Disampaikan di media tv dakwah, didepan jamaah muslim khalayak ramai, memang salah satu ciri orang jahil itu, nge hoax tanpa merasa bersalah
Saya pribadi sangat prihatin dengan kadar pemahaman umat islam tentang agamanya
Hal ini terjadi hampir disetiap lapisan masyarakat, baik umat level bawah, aktivis, sampai ustadz yang sudah punya jamaah, efek malas baca!
Mudah menyalahkan, mudah melecehkan, mudah membid'ahkan sesama muslim, dst, ini juga efek kurang piknik dan hati yang berkarat
Saya kasih memo sedikit sama yang suka nyinyir dan menyesatkan Sayyid Quthb
Atau kepada mereka yang suka bilang bahwa Sayyid Quthb itu gak paham agama, yang bilang pemikiran Sayyid Quthb itu radikal dan suka ekstrem
Begini, kalau anda mempelajari karya SQ dan mempelajari pemikiran beliau dimulai dari membaca Tafsir Fii Dhilalil Quran, maka itu keliru
Atau kalau anda ingin tau pemikiran jihad SQ dengan langsung loncat baca kitab nya Ma'aalim Fith Thoriq, itu juga salah fatal
Wajar orang suka salah menilai tentang SQ, itu normal, karena selain referensinya sedikit, karya beliau termasuk karya berat, bahasa nya juga berat berat
Kalau anda baca kitab Ma'aalim Fith Thoriq yang edisi terjemahannya saja, maka akan terasa berat, apalagi anda baca versi arab nya
Untuk mengkaji pemikiran SQ, mulailah dengan membaca karya nya "Hadza ad Diin" habis itu baca kitab nya "Mustaqbal Li Hadzad Diin"
Sebelum loncat ke Tafsir fii dhilalil Quran, anda perlu kitab compare dan penyeimbang, oleh sebab itu baca juga kitab "Al Wahyu al Muhammadi" karya Rasyid Ridho secara barengan
Baru loncat ke Tafsir fii dhilalil Quran, dan Ma'alim fith Thoriq, jadi biar dari bawah sampai atas runut enak pahami nya
Karena mulai dari Hadza ad Diin, Mustaqbal Li Hadzad diin, Ma'aalim fith Thoriq, Tafsir fii dhilalil Quran, itu hanya 20-30% saja warisan Sayyid Quthb dari total pemikiran nya beliau
Makanya jangan suka cepat menyesatkan sebelum ada kajian mendalam, apalagi memang sudah alergi duluan sama SQ, baca gak, kaji gak, tapi nuduh beliau sesat paling semangat
Saya sudah lihat dua kitab yg ditulis Syeikh Rabi' dan Syeikh Hassan yang menyesatkan Sayyid Quthb
Mungkin kitab "dhiror" ini termasuk kitab yang dijadikan kitab rujukan ustadz ustadz kurang piknik di indonesia untuk ikut ikutan menyerang SQ
Kitab itu sangat dangkal dan penuh kebencian, makanya mustahil akan objektif dan punya bobot ilmiah, itu karena yang mengkaji pemikiran SQ adalah mereka yang benci sama SQ
Benci banget mereka sama SQ, makanya kitab itu agak rada rada aneh dan gak bisa diterima akal sehat dan dalil yang kuat
Yang suka menyesatkan SQ biasanya dari kalangan kanan ekstrem aliran takfiri yang sebagian besar didukung Saudi dkk, bagi mereka Liqo juga bid'ah
Ustadz ustadz model diatas padahal gak punya karya besar apapun untuk islam, tapi berani menyerang SQ membabi buta, gak ada rasa malu sama sekali
Sayyid Quthb ulama dengan nama besar yang jasanya untuk islam sudah diakui dunia islam
Sayyid Quthb bahkan menyerahkan nyawa nya untuk kebaikan agama islam ditiang gantungan rezim dholim Nasser, apakah waras jika ada yang menuduh beliau gak paham agama?
Kajian islam model ustadz ustadz yang hatinya berpenyakit memang layak dihindari, minimal oknum ustadz itu di black list bersama media dan lembaganya yang suka memecah barisan umat
Wallahu alam
Dalam Perjalanan Dakwah di Sumatera
27 November 2017
link: https://m.facebook.com/tgkzulkifli.usman/posts/898024403700420
RENUNGAN
umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin
...
===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.