GEGER! Sobek-sobek Baju Seragam Relawan, Eks Tim Jokowi Menyesal Telah Ikut Menyengsarakan Rakyat
Diposting oleh
komea miehet
|
Salah seorang Tim Relawan Jokowi melalui pesan di video menyatakan menyesal telah ikut menjadi Tim Jokowi pada Pilpres 2014 lalu karena telah ikut andil menyengsarakan rakyat yang makin susah di era sekarang.
"Saya menyatakan secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa saya orang yang menyesal karena telah menjadi bagian dari Tim Jokowi. Pada saat Pilpres 2014 saya merupakan salah satu relawan yang dinamakan Seknas Jokowi."
"Tapi pada kenyataannya kalau kita lihat negara yang kita cintai ini, kebijakan-kebijakan yang tidak pro-rakyat, yang menyengsarakan rakyat, yang membuat rakyat menjerit."
"Sampai 7 turunan pun anak cucu saya tidak akan lagi memilih yang namanya Presiden Jokowi."
"Mulai detik ini saya keluar dari yang namanya Seknas Jokowi.. karena telah ikut terlibat menyengsarakan rakyat Indonesia." (beliau lalu merobek-robek baju seragam Seknas Jokowi)
Selengkapnya video...
Ini orang berani sekali Pak @akbarfaizal68. Min @DivHumasPolri mhn laki2 ini ditangkap!!!! Bisa membocorkan rahasia seknas. pic.twitter.com/DQGs9pkO8m— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) November 29, 2017
sumber: http://www.portal-islam.id/2017/11/geger-sobek-sobek-baju-seragam-relawan.html
RENUNGAN
umat Islam diajak golput, sementara mereka yang bukan Islam justru mengajak umatnya agar ikut pemilu dan menguasai pemerintahan. jika umat Islam golput dan dilarang ikut pemilu, maka pemerintahan akan dipimpin oleh mereka yang tidak memihak Islam dan itu sudah terjadi di sejumlah daerah. bagi aye, seruan golput sama dengan mengajak umat Islam untuk memilih orang yang tidak memihak kepada Islam sebagai pemimpin
...
===================
Imam Syafi'i (Rohimakumulloh) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah...???
Jawab beliau "Perhatikan kemana mengarah anak panah musuh (ditujukan kepada siapa), maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran"
Diberdayakan oleh Blogger.